Penggali Kuburan

Desember 10, 2007

    Penggali kubur itu profesi yang sangat profesional dan bisa dibilang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. seandainya profesi ini mempunyai serikat kerja seperti buruh mampuslah kita, bayangkan kalau seandainya saja mereka mogok kerja ntah apa jadinya dengan mayat-mayat yang mau dikuburkan. seandainya saja mereka mogok satu bulan aja kebayang pasti bau sekali. Untunglah mereka mau mengerti kepentingan orang mati dan tidak pernah mau mogok kerja.

    Saya bilang mereka itu profesional sekali, tidak pernah menyalah gunakan jabatannya tidak pernah mereka menyogok orang untuk mati lalu dikubur oleh mereka agar dapat orderan, tidak pernah mencuri nyawa orang kemudian menguburkan mayatnya biar dapat uang, bahkan saya rasa mereka sangat mulia sekali karna tidak pernah berdoa agar ada orang mati dan dapat orderan tapi bisa jadi juga karna hampir tiap hari ada yang mati yah? Mereka juga tidak pernah mengeluh kalau sepi orderan dan tak ada mayat untuk di kuburkan betapa profesionalnya.

    Mereka juga tidak semena-mena, dengan profesi kerja seperti itu seharusnya mereka bisa saja memonopli seperti kelakuan kebanyakaan bidang usaha lain kalau tidak punya saingan, mereka kadang malah memberikan harga sesuka yang memberikan orderan.

    Mereka rata2 adalah orang pemberani, dari preman, petinju, budayawan, guru, perampok, polisi, tentara bahkan presiden sekalipun mereka lempar dengan tanah. tapi mereka tetap rendah hati ketika ditanya wartawan pikiran rakyat tentang profesinya itu

 

“Wah, untuk menjadi penggali kuburan sama sekali tidak terbayangkan. Jangankan melamunnya, untuk mimpi pun tidak,” kata Karnaen,

Tapi ada juga yang menjadikan profesi ini sebagai hobby seperti pak Dadan contohnya awalnya dia menekuni profesi ini hanya untuk mengisi waktu luang atau melepas jenuh

 

“Daripada diam di rumah, saya mendingan coba menjadi penggali kuburan,” katanya

    Untuk menggali kuburan yang berukuran 2 x 1 meter itu biasanya di butuhkan waktu rata2 dua jam, dan biasanya setiap tukang gali kuburan ketika bekerja tidak pernah memakai sendal, sepatu, apalagi kaus kaki……mereka pake pacul dan sekop. Biasanya membutuhkan 2 sampai tiga orang untuk melakukannya. biasanya mereka mendapat upah berkisar Rp. 400.000 yang diberikan oleh pemerintah kota.
Namun jangan salah ternyata ada penggali kuburan wanita namanya Lara Croft dia mungkin satu2nya penggali kuburan yang cantik dan kaya raya tapi yah tentu saja akan sulit untuk menemukan orang lain seperti dia.

pict diambil secara paksa tanpa permisi dari sini

    Ternyata mereka juga manusia biasa, menurut legenda Mozart yang meninggal pada umur 35 tahun karna diracuni oleh saingannya Salieri meninggal dalam kemiskinan dan terlibat hutang karna hobbynya sebagai penjudi kelas berat hal itu juga yang menjadikannya sebagai seorang peminum kelas berat. saking miskinnya sang Maestro ini keluarganyapun tak mampu membayar ongkos pemakaman. salah seorang penggali kuburan yang mengetahui dimana letak kuburannya itu mengambil tengkorak tanpa rahang itu dan kemudian menjualnya, pada tahun 1902 tengkorak itu tiba di Salzburg. gak tau benar pa nggak? huhuhuhu

    Kembali lagi ketopik awal, sebagai penggali kubur mereka tidak boleh bodoh, mereka juga harus mengerti matematika, geografi, dan statistik. Mereka harus mengerti berapa besar panjang dan lebar kuburan yang harus mereka buat dimana letak yang pas dan tidak menganggu tempat istirahat orang lain. Agar tidak tergesa-gesa mereka juga harus dapat memperkirakan berapa orderan yang mereka kerjakan rata2 dan rata2 waktu orderan itu datang. pekerjaan yang termasuk rumit untuk orang yang rata2 adalah tamatan SD.

    Sebagai penggali kubur mereka harus memiliki jiwa yang besar kalau tidak mereka akan masuk kedalam kuburan yang mereka gali sendiri. Sebagai kata perpisahan alangkah baiknya kita menyanyikan lagu himne penggali kubur yang sudah di populerkan oleh Faith no More yaitu Digging The Grave, mari :

It would be wrong to ask you why
Because I know what goes inside
Is only half of what comes out
Isn’t that what it’s about?
To remind us we’re alive
To remind us we’re not blind
In that big, black hole
Comfortable
Digging the grave, I got it made
Let something in, or throw something out?
You left the door open wide
I know you have a reason why
That knot is better left untied
I just went and undid mine
It takes some time
And the shadows so big
It takes the sun out of the day
And the feeling goes away
when you close the door
Comfortable

 

Powered by ScribeFire.

Iklan

35 Tanggapan to “Penggali Kuburan”

  1. Praditya Says:

    Hmm… Saya sebelumnya gak kepikiran loh…

    Btw, dari kemaren nih orang ngajak nyanyi mlulu…
    Gak dangdutan aja Bedh? 😀

  2. bedh Says:

    •Praditya
    jah nggak nyadar dah ada adit huhuhuhu
    belom juga selese di edit gimana sih….
    dasar rhoma irama maunya dangdut mulu
    cintai dong produk alam gaib huhuhuhu

  3. icha Says:

    saya juga gak pernah ngebayangin jadi penggali kuburan..
    mgkn ada ajah kali yg bercita2 jd penggali kuburan..

    itu siAdit..kyk hantu gentayangan ajah…slalu stand by tuk menjadi yg pertama…ckckckckck… emaknya dimanaaaa tu anak… dibiarin berkeliaran seharian…ckckckckckck *peace dit*

  4. kuchikuchi Says:

    hm, alternatif pekerjaan yang menarik. kira2 perlu lulusan dari jurusan apa ya untuk jadi penggali kubur? berhubung..

    sebagai penggali kubur mereka tidak boleh bodoh, mereka juga harus mengerti matematika, geografi, dan statistik.

    😀

  5. Praditya Says:

    Hahaha… Mbak Icha kpingin jadi pertama? 😀

  6. qzink666 Says:

    Saya siap menjadi penggali kuburmu kelak, nak..
    Dan saya janji akan seprofesional mungkin.. 😀
    *kabuuur*

  7. bangbadi Says:

    Penggali kuburan? Wuuuiih serem. Tapi pastinya ini pekerjaan halal yang sangat kita butuhkan. Coba kalau enggak ada mereka? Pusink kan lo kalau ada yang meninggal? Hahaha….


  8. Ternyata mereka juga manusia biasa, …

    Eh saya disebut2 … ah jadi malu dan tersipu …

    BTW …
    Kalau di desa saya penggali kubur belum menjadi suatu profesi Oom. Di desa saya semua dilakukan secara suka rela

  9. Kurt Says:

    hahah. benar sekali bos, penggali kubur juga manusia yang pengen hidup. interaksi dengan orang mati yang menakutkan bagi sebgian orang dia jalani dengan keberanian… coba saja jika kebaranian itu untuk memburu para koruptor… kayanya protes para penggali kubur itu ditakuti oleh para koruptor yang susah ditangkap..

    heheh kok ngelantur ke korupsi.. maaf oot bos… 🙂

  10. hugy78 Says:

    jangan memuji terus kepada mereka sampai lupa tuk kasih honor sebagai ungkapan terima kasih telah membantu kita yang kesusahan… mereka tidak akan melihat besarnya rp tapi paerhatian kita kepada mereka… dan jangan lupa terima kasihnya.. peace

  11. bedh Says:

    •icha
    bisa jadi mbak ada yang mau menjadikannya profesi, tapi yang jelas bukan saya huhuhuhu. soal adit biarin aja mbak..orang kalo nggak di kubur mang suka gentayangan begitu huhuhu

    •kuchikuchi
    wah pengen seperti lara croft yah?
    huhuhu boleh…boleh….

    •Praditya
    🙂

    •qzink666
    mana mungkin profesi ganda sudah tidak tidak diperbolehkan
    mana ada mayat nguburin mayat huhuhuhuuh
    *pssst….. ingat konsep kekosongan, kehampaan, dan ketengan diri…tidak boleh emosi huhuhu*

    •bangbadi
    yang saya takutkan mayat2 itu pada demo ntar turun kejalan
    bisa berabe kita

    •deKing yang biasa2 saja
    awalnya mungkin begitu King, tapi saya nggak yakin ada orang kota yang suka rela berdiam diri kelaparan 🙂
    dengan peradapan perkotaan yang begitu sibuk dan individualis saya rasa orang akan sedikit berpikir untuk menggali kuburan untuk orang lain apalagi nggak di bayar.

    •Kurt
    sebenarnya para koruptor yang susah ditangkap itu termasuk penggali kuburan yang tidak berjiwa besar, jadi mereka terkubur kedalam kuburan yang mereka gali sendiri. saya juga sering oot malah postingan ini juga bermula dari OOT sebenernya huhuhuhu

    •hugy78
    yup benar,
    terimakasih….
    peace juga’
    🙂

  12. dy Says:

    ini sebenarnya mo ngajak nyanyi kan yah..tapi dibikin prolognya dulu tentang penggali kuburan..:D

  13. bedh Says:

    •dy
    yah…jangan di bocorin dong
    curang nih.
    lagu ini memang fav saya, bisa dibilang tekhnik vocal Mike Patton di album ini sering jadi panduan bagi2 vocalist2 band nu metal beberapa tahun kemudian, orang ini memang suka sekali mengeksplorasi suara vocalnya apalagi di album solo ato side projectnya semua lagu dan teknik vocal di album itu aneh2 kalo tidak mau di bilang gila. tapi cara nyanyi Jonathan Davies dan Chino Moreno sedikit banyak terlihat seperti terpengaruh lagu ini, tapi menurut saya aja sih.

  14. erander Says:

    Baru kali ini saya membaca blog yang memberikan apresiasi pada profesi yang selama ini tidak dianggap orang. Good posting. Memang selayaknya kita memberikan mereka apresiasi yang pantas buat mereka. Karena cepat atau lambat, kita pasti memerlukan jasa mereka.

  15. Praditya Says:

    Nih anak kayaknya perlu dikubur hidup-hidup… 😀

  16. hugy78 Says:

    hahahaha seru dan serem, mikim merem melek bayanginnya, penggali kuburan dan penjaga kuburan… ternyata masih banyak temen bloggers yang memperhatikan

    kaya apa jadi penggali kuburan yang setiap gali pasti menemui potongan tengkorak manusia seyeeeeeeeeeeeeeeeeemm seyeeeeeeeeeeeeeem
    ketemu manusia aja kadang2 kaget, palagi tengkorak dan arwahnya 🙂

  17. qzink666 Says:

    @bedh
    Bukankah selama ini kita saling menghantui satu sama lain, sayang?
    *pengen muntah*

  18. qzink666 Says:

    Faith no More..
    Hmm.. Jadi inget lagu Fool For A Lifetime..
    Si Mike sengaja nyiptain lagu itu buat gw tuh, bro..
    *stel album Angel Dust*

  19. qzink666 Says:

    Hetrik tak sengaja.. 😛

  20. sigid Says:

    tidak pernah menyalah gunakan jabatannya tidak pernah mereka menyogok orang untuk mati lalu dikubur oleh mereka agar dapat orderan

    Walah ….
    Tapi memang bener yah 😉
    Pekerjaan yang tidak banyak orang mau melakukannya

  21. ordinary Says:

    bedh..
    kaya nya kmu cucok buwat propesi ini.. coz katanya kmu kan mo nunjukin propesionalismenya
    *kabuur*

  22. eMina Says:

    di saya juga penggali kuburan itu sukarela

    anoo, itu fotonya..ibu2 penggali kuburan?
    kasihan sekali, hidup pasti lebih sulit baginya 😥

  23. Dee Says:

    Resikonya, kalau mayat yang ditempatkan di lubang yang dia buat ternyata merasa nggak nyaman dengan model liang lahat, bisa-bisa komplen ke sang penggali kubur.

  24. rozenesia Says:

    Saya jadi ingat penggali kuburan di manga 2oth Century Boys vol 19 (kalau ga salah). Di situ ia kelihatannya menggali dengan sukarela, tanpa digaji… 😕
    Wuiiii….

  25. Sayap KU Says:

    Kita akan membutuhkan jasa penggali ini suatu hari nanti ya mas… PASTI.

    * Ade serius *

  26. tobadreams Says:

    wakakakaakkak……

    Ini namanya mati ketawa ala bedh. Ditulisnya serius, tapi baris demi baris membuatku tersenyum-senyum, malah kepingin ngakak.

    TOP.

  27. bedh Says:

    •erander
    saya baru pak dalam dunia perblogeran ini palig kalo aktif blogwalking belum lengkap 3 bulan, saya nulis juga baru mulai saat ngeblog huhuhu
    saya nulis apa yang pingin saya tulis aja. kalau tiba2 saya nulis sesuatu tentang yang tidak dianggap ma orang lain itu bukanlah suatu kesengajaan
    btw, menyenangkan liat dirimu ada di blog saya huhuhuuh
    *menjilat mode : on*

    •Praditya
    lah sapa bilang saya masih idup dit huhuhuhu

    •hugy78
    kalo penggali kuburan seperti itu saya nggak ikut2an ah
    serem juga soalnya
    huhuhu

    •qzink666 (1)
    kamu memang hantu keparat hihihih
    •qzink666 (2)
    seneng bener bikin kepala pusing, mungkin yang dirimu maksud lagu king for a day yah lagu itu sepertinya memang koe banget
    tapi doi bikin album ini khusus buat gw hahahah
    •qzink666 (3)
    pendendam!
    *lempar bawang putih ma air suci ke zink*

    •sigid
    sepertinya sih mang begitu paklek 😉

    •ordinary
    maap mas saya sudah cukup puas sebagai pemungut sampah

    •eMina
    iya kasihan sekali, tapi doi metal banget yah huhuhu

    •Dee
    nah kalo udah gitu sih biasanya diusahakan untuk di revisi tapi kalo mang dah nggak bisa, di ganti ma yang baru asal bawa surat garansinya.
    kasian sekali kalo dah gitu soalnya tanah yang udah bekas dipake biasanya akan susah sekali untuk di jual
    lah kok?

    •rozenesia
    wah kalo yang itu saya belum pernah baca mas
    saya sekarang cuma baca komik ruler of the land ma piano hutan
    dulu sempet ngikutin serial kesatria langit tapi karna kelewat beberapa episode saya jadi males lagian sepertinya nggak abis2 juga.

    •Sayap KU
    lagi2 saya menggali kubur untuk diri saya sendiri
    maapin diriku yah de’ 😦
    nggak ada maksud

    •tobadreams
    sbenernya saya juga serem bang, makanya ditulis sedikit becanda soalna bawa2 kuburan sih huhuhuuhuh

  28. Praditya Says:

    Hah, klo gtu saya ngomong sama sapa?

  29. qzink666 Says:

    @atas saya
    kamu ngomong sama hantu gentayangan, bro.. 😀

    @bedh
    antara album sama lagu gak nyambung ya?
    Kalo gitu ambil deh, gw gak suka musisi kapir pemabuk yg tukang bikin onar di kediaman Lady Diana..
    *ngles mode: ON*

  30. Praditya Says:

    Hwahwahwa…

    Si bedh sedang nge-blog di dalem kuburan… 😀

  31. aprikot Says:

    pekerjaan kecil tp mulia 😀

  32. mbelgedez Says:

    Ndak ada penggali kubur ya ndak papa.

    Panggil ajah Back Hoe, dalam sekejab beresss….. 🙂

  33. Nane Says:

    saya sedikit sebal sama penggali kuburan… karena mereka matre dan suka minta uang berlebih untuk hal2 nggak jelas… >__< tapi mungkin tukang penggali kuburan yang saya temui waktu itu saja yang abnormal….
    tapi saya juga salut siiih sama mereka…
    kalo saya siih nggak mungkin bisa…. ngangkat cangkul aja susah apa lagi ngegali… =_=;;

  34. bayu Says:

    wakakakaka,…
    nanti marah wak aji woi,..

    ps: Digging The Grave di folder mana bedh!?!?!?

  35. Imogen Says:

    One of the problems with many online backup services procedures is they require some level of control,
    it actually involves more IT professionals in protecting
    data, and excellent compatibility with its prior formats.
    This provides businesses with data privacy and security,
    and the price tag for these machines.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: