“hidup senang, kayaraya, mati masuk surga”

November 25, 2007

sehubungan dengan postingan gak jelas beberapa waktu yang lalu
saya mencoba mengatakan dan mengemukakan topik tersebut di saat sedang berkumpul dan berbincang2 di salah satu kedai kopi terkenal di mall tempat kota saya tinggal.

sekali lagi orang2 yang ada pada waktu itu hendak diakui sebagai salah satu bagian dari para generasi penerus bangsa ini walaupun yah kami masih termasuk ke dalam generasi tak beridentitas kata orang2.
kesimpulan terhadap nasionalisme berbangsa bisa disimpulkan seperti ini

“gak tau yah, nggak bgitu ngerti juga….yang penting gw pengen hidup senang, kaya raya mati masuk surga”
huhuhuuh

sepertinya saya juga termasuk ke dalam mayoritas lingkungan itu
tapi mungkin ada baiknya maksud dari statement tersebut, untuk itu saya akan sedikit menjabarkan:
-hidup senang dengan memikirkan diri sendiri dan menyenangkan diri sendiri (dengan cara2 yang positif tentunya),
-memiliki kekayaan (dengan tidak menjadi beban bagi bangsa , orang tua dan juga orang lain),
-mati masuk surga (beragama dengan sewajarnya asal masuk surga…..sewajarnya di sini maksudnya tidak terlalu fanatik)
semua itu mungkin adalah penjabaran cara yang telah dan akan kami lakukan untuk menjalani hidup berbangsa di negara ini dengan cita2 yang sangat simple yaitu “hidup senang, kayaraya, mati masuk surga”

huhuhuu tapi sekali lagi mungkin saya telah kembali salah mengartikannya….

silahkan mengomentarinya dengan jujur dan tidak bebelaskasihan jika perlu, karna itu sangat menyenangkan untuk di baca πŸ™‚

Iklan

15 Tanggapan to ““hidup senang, kayaraya, mati masuk surga””

  1. cK Says:

    semua orang juga pengen begitu deh. dan kaya raya nya itu bukan soal uang, tapi bisa juga kaya ilmu, kaya hati dan lain-lain. siapa sih yang ga mau? πŸ˜€

    ah iya, salam kenal.. πŸ˜€

  2. bedh Says:

    *cK
    huhuhu semua orang pengen bgitu yah? terdengar simple dan seprtinya kalo dilakukan juga tidak terlalu susah tapi kok susah bener yah?
    gak tau kalo org lain.
    saya lebih suka mengartikan kaya raya sebagai tidak menjadi beban. lebih luas tidak menjadi beban bisa secara materi, fisik, maupun intelektual.

  3. regsa Says:

    cita-cita seperti kebanyakan manusia.. πŸ™‚
    ditambahin satu bedh…hura-huranya mana ?

  4. bedh Says:

    *regsa
    duh benar sekali….
    kok bisa lupa yah? πŸ™‚

  5. brainstorm Says:

    saya juga ikutan senang-senang ah.. :mrgreen:

  6. bedh Says:

    *brainstorm
    mari….mari….silahkan
    jangan sungkan…sungkan :))

  7. bayu Says:

    eeee ndak ngajak2 ngopinya dang!!!

    anywei,…
    ada yang kurang bedh,…
    bagian berkeluarganya mana??

    β€œhidup senang, kayaraya, mati masuk surga” versi aku seh di bagi dengan 3 prioritas aja,..
    1. Tuhan
    2. Keluarga
    3. Business

    yang bagian
    “hidup senang dengan memikirkan diri sendiri dan menyenangkan diri sendiri (dengan cara2 yang positif tentunya)” ngapain di masukin lagi seh? wong kita semua udah egois kok,..

  8. Praditya Says:

    Klo gtu mah saya juga mau atuh… πŸ˜€

    ~ Salam kenal semuanya…

  9. bedh Says:

    *bayu
    berkeluarga nggak masuk bay itukan kebutuhan bukan cita2
    itulah masalahnya bay aku terlalu egois untuk memasukkannya lagi huhuhuhu

    *praditya
    salam kenal juga πŸ™‚

  10. ika Says:

    bedh,aku juga mau muda kaya, tuwa lebih kaya, mati masuk kerja eh surga πŸ˜€ ….berandai2 itu ga salah ..teriakkan keinginanmu dan alam semesta akan menyelesaikan sisanya.. πŸ˜€

  11. Nane Says:

    idup. kayaraya. masuk surga.

    dalam arti kata demi diri sendiri.
    bukan demi orang lain.
    bukan demi mencapai kesejahteraan bersama.
    tapi demi diri sendiri.
    just stay out of trouble, be good, play it safe.
    masuk surga…
    gampang banget kaan??

    hahaha….
    kalo menurut gw siih manusia semakin hari semakin egois.. >_<

  12. bedh Says:

    *Nane
    huhuhu saya memang egois
    seandainya saya bisa seegois yang kamu gambarkan
    tetap jadi anak baik jauh dari masalah dan bermain aman (mudah2an masuk surga) bisa jadi orang2 disekeliling saya akan merasa aman di dekat saya.
    dan jika orang2 di sekeliling saya bermain seperti saya tentu negara ini juga jadi aman. nah jika masing2 orang mencapai tujuannya sendiri terlebih dahulu baru kemudian tujuan kelompok tercapai bukankah itu seperti teory john nash di film beautiful mind? hahahahaha

    maafkan saya, saya memang tidak segois yang kamu gambarkan

  13. sigid Says:

    β€œhidup senang, kayaraya, mati masuk surga”

    Seandainya saja itu sebuah tawaran ….. :mrgreen:

    *tengak-tengok nyari halaman buku tamu*

  14. final Says:

    opet kalian semua

  15. budi prihono Says:

    menurut gue sih, gue juga bingung … terlalu banyak baca arti kaya raya malah banyak filosofis yang menyebabkan jadi ruwet, gue ingin mikir simple … dan yang penting bisa membahagiakan orang tua, keluarga, masyarakat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: